KAMUS ONLINE

Link Blog Friends

Selasa, 09 Juni 2009

Sukses Berbisnis Dengan Kekuatan Sedekah

Assalamualaikum wr wb
“Sukses Berbisnis Dengan Kekuatan Memberi (Sedekah)”

Kalimat di atas merupakan judul talk show yang di adakan oleh TDA Depok pada tanggal 06 Juni 2009 di MAKARA UI lt.3, Dengan pembicara

Ustadz Lihan (berhalangan hadir karena sakit..Smoga cepat sembuh ustadz)
Kusnadi / owner Ayam Pakuan
Nasrullah S.Si / owner orchid realty

Memberi (Sedekah) memang sangat Dahsyat sekali efek (hasil) yang di timbulkannya, Keutamaan nya bukan hanya langsung di bayar di dunia tapi juga di akhirat kelak.

“Sesungguhnya bila anak cucu adam telah meninggal maka terputuslah semua amal perbuatannya kecuali 3 hal, yaitu Sedekah , ilmu yang bermanfaat & anak shaleh(shaleha) yang selalu mendoakannya” (H.R.Ibnu khuzaimah,ibnu hibban,tirmidzi dll).

Ustd.Kusnadi berpendapat bahwa bisnis itu adalah keyakinan, keyakinan itu aqidah.
Setidaknya ada 7 aspek sukses mulia :
sukses bidang financial
sukses bidang sosial
sukses dalam keluarga
sukses dalam ibadah
sukses mental pendidikan
sukses dalam kesehatan
menebar rahmat / EPOS (energi positif)

Sedekah itu adalah Kuncinya Rizky.

Hasil dari bisnis kita sebaiknya minimal 2,5%-10% wajib kita sedekahkan, itu minimal ya yang memang sudah hak nya mereka. Kita harus terbiasa dengan sedekah(infaq), walau sedekah tidak ikhlas Allah akan membalas dengan 10x lipat nya, apalagi bila kita ikhlas maka balasannya tidak terhingga. Ikhlas itu bisa di latih dengan cara membiasakan diri bersedekah, bila kita sudah terbiasa sedekah insyaAllah kita akan ikhlas. Sedekahlah sebanyak2 nya sampai hati kita bergetar,rasakan getaran itu maka kita dapat menggetarkan dunia dengan sedekah. Jadilah orang yang memberi sebanyak2 nya bukan orang yang menerima sebanyak2 nya.

Dalam memulai dan membangun bisnis Intuisi sangat berperan sekali sebab intuisi itu 5000x powerfull dari logika. Intuisi juga bisa diasah dalam 1/3 malam dengan cara Shalat Tahajud yang kemudian kita lakukan Do’a / curhat kepada Allah apa apa saja yang kita inginkan.

Ustd.Nasrullah yang berpandangan sama dengan ustd.kusnadi menambahkan bahwa Intuisi berasal dari hati nurani. Setelah intuisi timbul maka tangkaplah dan kelola dengan baik, rubah pola pikir kita, kemudian rubah pula kebiasaan kita.

Modal bisnis :
Intuisi
Spiritual
Inspirasi
Akan lebih Dahsyat dari Modal bisnis Materi. Contoh dalam hal ini :

Bom meriam (materi) cuma bisa menghancurkan 1 benda/target saja tetapi Bom atom (quantum/yang tidak terlihat) bisa menghancurkan 1 kota bahkan efek nya masih akan di rasakan dalam 30 tahun kedepan.

Kekuatan Visualisasi = Doa, yang juga merupakan kekuatan membayangkan sesuatu yang akan terjadi. Apa yang kita inginkan/harapkan dapat kita visualisasi terlebih dahulu dalam ber do’a.
Sebanyak apa harta yang engkau dermakan(sedekah), sesungguhnya itulah kekayaanmu yang sebenarnya. Jika engkau banyak melakukan sedekah engkaulah orang kaya yang sesungguhnya. Begitu pula dengan membangun bisnis.

Kekayaan = Apa yang tersisa setelah uang pergi/tidak ada

Ibarat Taman(bisnis) dan Kupukupu(uang).

Seseorang bermula menangkap kupu2 dengan jaring seadanya dengan susah payah kemudian ia dapat 1 kupu2.semakin hari semakin terbiasa dan semakin pandai jaring pun semakin di perlebar agar lebih dapat banyak kupu2. sudah banyak sekali kupu2 yang ia dapat dan di simpan di sebuah tempat. ketika ia hendak mengambil 1 kupu2 apa yang terbesit di pikirannya?..Pastilah bila tempat itu di buka ia khawatir kupu2 yg lain akan pergi dan bila pergi ia hrs susah payah kembali mencari kupu2 tsb karna yang tertinggal hanyalah jaring untuk menangkap kupu2. wal hasil ia tak dapat menikmati hasil kerja keras menangkap kupu2 tsb (penuh dengan kekhawatiran).

Kenapa ia tidak membangun sebuah taman yang cantik saja? tanam bunga2 yang indah yang bisa memancing seluruh kupu2 itu datang menghampiri bunga yg ada di taman, dengan begitu ia pun bisa menikmati kupu2 tsb dengan bebas tdk khawatir kupu2 akan pergi, Bila kupu2 pergi kita tetap memiliki taman yg indah dan pastilah kupu2 itu akan datang kembali mencari bunga yg ada di taman.
Saat kupu2 pergi meninggalkan taman, taman itulah kekayaan kita sebenarnya.

Menurut Ustd.Nasrullah Bisnis itu berawal dari memuliakan, yang kemudian ada unsur “benih”, diantaranya meliputi ;
Minat dan bakat
Pengetahuan dan Jaringan
Karakter dan Tujuan
Kebutuhan (needs & wants)
Nilai Komponen & Investasi ; Branding (personal branding,corporate branding)

Masing2 komponen diatas di beri nilai oleh ustd.nasrullah No 1-3 masih menyumbang 0% dari bisnis kita, No.4 menyumbang 5%, dan No.5 penyumbang terbesar dengan 95%. Ustd yang 1 ini memilih terjun berbisnis bidang property karna menurut Beliau Property juga bisa untuk menjaga keamanan financial freedom.

“ Bangun lah Taman kita seindah mungkin agar kupu2 itu datang menghampiri”.

Wassalamualaikum wr wb
Achmadyani Hasim

Senin, 08 Juni 2009

Strategi Cerdas Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Assalamualaikum wr wb.

Baru sempat posting hasil TDA YM biz conference tanggal 5 Juni 2009 yang saya ikuti.
YM biz conference kali ini mengangkat tema :
"Strategi Cerdas Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis dalam Kondisi
Krisis"
Dengan nara Sumber: Ibu Sri Kurniatun, RFA
Managing Director Kurnia Consulting
Biro Perencana Keuangan Pribadi dan Keluarga
Penulis buku "Cerdas dan Cerdik Mengelola Uang"
http://www.srikhurniatun.blogspot.com/

Kalau kita bicara perencanaan dan pengelolaan keuangan sebenarnya di semua musim harus jalan
mau musim krisis ataupun musim subur semuanya tetap terkelola uangnya dengan baik
cuma kadang2 kita baru memikirkan di saat sulit.
Sebenarnya disaat makmur juga kita tidak boleh jor-joran untuk menghadapi masa2 sulit
maaf seperti turunnya wahyu Allah pada Nabi Yusuf kalau harus sap berjaga-jaga menghadapi 7 tahun masa sulit begitulah fungsinya financial planning
sebenarnya dari krisis finansial ada juga lho hikmahnya :
1.kita jadi dituntut mengelola uang dengan baik baik keuangan pribadi maupun usaha
2. perlu ada perencanaan keuangan sedari dini, jadi jangan menyesal sebelum terlambat tahu2 harga pada naik gak punya bemper yang cukup
3 menuntut kreatifitas kita , keluarga maupun pebisnis yang bisa lewat masa krisis akan terbukti orang yang tangguh dan bisa diperhitungkan
Bagaimana mengelola uang disaat krisis, sebenarnya bulan April sampai sekarng sudah mulai ada pemulihan khususnya di Indonesia
tapi waspada juga karena beberapa analis menggambarkan kalau krisis bisa akan datang lagi karena siklusnya seperti hurup W.
kita sekarang sedang di V pertama dah mulai tumbuh daya beli da n ekonomi domestik tumbuh, tapi karena secera global blm khususnya AS maka memungkinkan turun lagi siklusnya
Tips mengelola keuangan saat krisis, mulai dari uang pribadi singkatnya :
1.perketat pengeluaran dan susunlah anggaran pengeluaran
2.usahakan jangan ambil hutang pribadi kalau masih ada hutang lama
3. sediakan dana darurat paling tidak 6 bulan ke depan
4. cari tambhan penghsilan dan lebih kreatif itu harus
5 investasi tetap jalan minimal 10 % dari penghasilan
6. lakukan pemisahan keuangan pribadi dan usaha baik yang punya bisnis biar cashflow usaha tidak terganggu oleh pribadi dan sebaliknya
Kalau dari segi keuangan bisnis prinsipnya sama.

Kiat Memisahkan Keuangan Pribadi dan Bisnis :
1.Pada intinya lakukan pembukuan yang rapi,jangan mudah ambil dari uang bisnis untuk kantong kita langsung balikin or catat kalau memang mendesak
2.kemudian boleh saja ambil tapi sesuaikan misalnya dengan cara menggaji diri sendiri atau % dari omset kalau usaha belum stabil. Paling bagus ya pakai softwarre keuangan karena tidak ada celah buat ambil untuk keperluan pribadi
3.Rekening usaha dan pribadi jangan dicampur
Harus ada alokasinya mana yang prioritas ketika kebutuhan bisnis dan kebutuhan pribadi terjadi pada saat yang bersamaan, kebutuhan pribadi alokasinya dari gaji kalau masih TDB (karyawan) atau gaji untuk kita dari bisnis kita yang dah full tda(full bisnis/pengusaha).
Kebutuhan bisnis usahakan dari perputaran modal atau dana cadangan modal usaha kalau bisa masing2 punya dana cadangan pribadi maupun usaha tapi kalau gak ada tentukan saja mana yang prioritastianya, jadi jangan sampai punya bisnis tapi menyedot biaya hidup malah biaya hidup jadi terganggu.
Disaat krisis kita dapat melakukan Penjualan agresif, artinya tingkatkan penjualan yang lebih tinggi dibanding past period supaya mengejar arus kas yang bagus untuk perputaran modal selanjutnya karena harga produk tidak dinaikkan ya konsekuensinya market sharenya yang ditambah.
Sekarang lebih baik mengejar omset jangan mengejar margin yang penting tidak terjadi penurunan profil yang signifikan . Zaman boleh krisis tp bisnis jalan terus biarpun pertumbuhan kecil.


Berapa idealnya dana darurat?
Makin besar tentunya makin ideal dana darurat minimal 3 bulan biaya pengeluaran rumah tangga kalau untuk dana cadangan usaha juga gitu minimal 3 bulan biaya operasional. untuk yang mau full TDA paling tidak punya 12 bulan dana darurat
Karena awal2 usaha biasanya belum ada pemasukan buat kita masih muter di usaha
Dana darurat terpakai habis bagaimana ? sedangkan usaha juga memerlukan biaya?
Dana darurat gak ada, usaha memerlukan biaya ya satu2nya jalan mesti ada suntikan modal dari luar tapi pastikan akan terbayar oleh cashflow kita.
Bagaimana mengelola keuangan bisnis kecil, katakanlah berapa % pendapatan bersih yg harus kita alokasikan utk pengembangan, pemasaran, dan laba/prive yang bs diambil owner.
Dari keuntungan dibagi berdasarkan formula 10 10 20 30 30
10 untuk zakat dan sedekah
10 untuk investasi lainnya
20 % untuk pengembangan
30 % untuk bayar hutang
30 % buat gaji pemiliknya
ituformula dari saya, aplikasinya ya terserah masing2 tentunya dah dipotong biaya2 dan pajak
untuk yang share 20, 30 dan 30 nya dialokasikan kemana ?
20 % uang disimpan di rekening dana cadangan usahakan itu untuk pengembangan
30 % buat bayar hutang, kalau gak ada hutang ya masukin rekening dana cadangan
30 % terakhir buat gaji kita

Penanya : Kami baru mulai usaha, tetapi ketika memulai usaha kami tidak mempersiapkan dana cadangan, nah sekarang sudah sekitar 3bln boleh dikatakan blm ada penghasilan, apa ada solusi yang baik ?
Nara Sumber: kalau menurut saya ya kejar omset ,coba pakai ilmu power of kepepet lakukan cara biar usaha kita meningkat jadi ada yang bisa diambil hasilnya. cara yang lain ya konservatif aja bisa usaha sambil tetap bekerja kan gak apa amphibi dulu ilmu kepepet ini dah saya praktekkan langsung, jadi kalau keuangan kita memang kepepet2 biasanya ide2 kreatif bermunculan cari klien lebih gesit dan doa serta sholat dhuhanya dibanyakin, InsyaAllah klien bermunculan. paling tidak cashlownya lancer. tidak banyak piutang inventory dan stok juga kecil karena barang laku terjual ada % buat pengembangan usaha kuncinya kan usaha yang baik ditunjukkan oleh arus kas yang baik dan ada keuntungan bukan omset yang besar.
laporan keuangan sederhana itu perlu karena kinerja bisnis kita tercermin dari situtidak hanya laporan arus uang keluar masuk saja tapi juga rugi laba ada contohnya di buku saya cara pembukuan sederhana.

Penanya : Untuk formula keuangan pribadi ideal nya bagaimana?
Nara Sumber : Untuk formula keuangan pribadi daripenghasilan kita selaku pekerja, ampibi atau TDA
Dialokasikan dalam % nya
2, 5 - 10 % untuk zakat dan sedekah
30 % penghasilan buat bayar cicilan keluarga mislanya KPR, KPM
10 % minimal untuk investasi
50 % buat biaya hidup
kita harus bisa survive dengan 50 % penghasilan kalau gak punya hutang ya porsi buat bayar hutang masukan ke invetsasi . kalau masih lajang porsi investasi bisa diperbesar lagi.
Biaya rumah sakit dan asuransi msk ke mana?
kalau biaya rumah sakit dan asuransi kesehatan masuk ke porsi investasi mestinya memang punya rencana keuangan lengkap jadi setiap pos ada porsinya.Pos investasi nanti dipilah2 lagi.
Klo jamannya orang tua saya, belum banyak bank, jadi banyak amplop yg ditulisin masing2 pos gitu.

Semoga sedikit sharing dari TDA YM biz conference ini dapat memberikan pencerahan bagi teman teman yang lain yang mungkin memerlukan pengelolaan keuangan sederhana.

Wassalam,
Achmad Yani Hasim

Kamis, 28 Mei 2009

TDA dalam It's Friday

Assalamu'alaikum wr. wb.
Alhamdulillah It's Friday adalah sebuah majalah gratis yang diterbitkan olehLentera Hati dan Pusat Studi Al-Qur'an dibawah pimpinan bapak Quraish Sihab.Alhamdulillah komunitas TDA diberi kesempatan untuk menebarkan rahmat diedisi terbaru majalah tersebut dalam kolom You Can DO It.
Selain di majalahnya sendiri, artikel bisa dilihat dihttp://alifmagz.com/wp/index.php/2009/05/13/komunitas-tangan-di-atas/
*Komunitas Tangan Di Atas*
Sungguh tak disangka, kebiasaan *Badroni Yuzirman [Roni]* untuk menuliskanperjalanan usahanya mengelola tiga toko di kawasan Tanah Abang yangdibimbing Haji Nuzli Arismal [Haji Ali] –ketua asosiasi pedagang di sana–memikat hati pembaca blog-nya.
Para pembaca blog tersebut kemudian memintaRoni untuk bertemu muka bersama Haji Ali. Dalam diskusi tersebut, selainberbagi ilmu, Haji Ali menyebutkan bahwa ‘tangan di atas lebih muliadaripada tangan di bawah’.Hasil kumpul-kumpul ini membuat hubungan ke empat puluh orang tersebutsemakin erat. Maka akhirnya mereka membuat forum komunikasi melalui milissebagai sarana saling berdiskusi dan berbagi ilmu mengenai kewirausahaan.Komunitas milis tersebut mereka namakan Komunitas Tangan di Atas.Tanpa terasa anggota milis tersebut berkembang menjadi 3.500 orang. Merekapun menyempurnakan komunitas mereka dengan membuat portal yang kini telahmemiliki sekira 7.000 anggota dari hampir seluruh Indonesia. Selain itu,mereka mengembangkan komunitas ini menjadi sebuah organisasi yang memilikimotto ‘Bersama Menebar Rahmat’.
Melalui komunitas ini mereka membentukkelompok-kelompok diskusi sebanyak 6 – 7 orang yang dinamakan* mastermind,*membuat forum Jum’at sebagai ajang diskusi dan bertukarpengalaman, seminardengan meminta pakar-pakar di bidang wirausaha untuk membagikan ilmu denganbiaya yang ditekan sedemikian rupa bagi para anggota dan sebagainya.Dalam forum diskusi tersebut kami saling menceritakan kesuksesan untukmemotivasi yang lain. Jika sedang kesulitan maka akan ada solusi dari temanyang lain,” ucap Iim Rusyamsi, selaku Presiden Komunitas ini. Ia jugamenekankan salah satu misi komunitas ini, yaitu menumbuhkan jiwa sosialanggotanya, “Jadi kalau ada anggota yang telah sukses, maka anggota tersebutmemiliki kewajiban moral untuk berbagi ilmu dengan anggota yang lain.”Untuk mencapai salah satu misi komunitas ini, yaitu menciptakan 10.000pengusaha sukses hingga tahun 2018, mereka juga mengupayakan *high trustcommunity*. Di sana mereka dapat saling bersinergi berdasarkan kepercayaanyang tinggi di antara para anggotanya. “Namun jika seseorang melakukanpelanggaran, maka orang tersebut akan kami kenakan sanksi,” tegas Iim.Tertarik untuk bergabung atau tertantang menciptakan komunitas yangbermanfaat bagi banyak orang? « *[esthi]
**Komunitas Tangan di Atas**www.tangandiatas.com* <http://www.tangandiatas.com/> Wassalam.

Selasa, 19 Mei 2009

Investasi Dan Asuransi (Unit Link Prudential)

Dari hasil browsing ke beberapa website saya menemukan bahwa banyak nasabah yang kecewa dengan Prudential dan Unit Link nya. Hal ini disebabkan karena ketidak mengertian nasabah dengan produk yang di belinya. Dalam hal ini kemungkinan besar juga kesalahan agent nya dalam hal menjelaskan.
Banyak Agent yang kejar setoran tanpa perduli dengan apa yang di jualnya. Sehingga terkesan memanipulasi nasabah. Dan pada akhirnya kekecewaan yang seharusnya tidak terjadi timbul. Hampir seluruh kasus yang ada di surat pembaca berbagai media mengenai hal ini.
Unit Link adalah sebuah produk gabungan dari Asuransi dan Investasi yang salah satunya dikeluarkan oleh Prudential. Asuransi adalah sebuah bisnis pengalihan resiko dimana nasabah diharuskan membayar sejumlah uang yang disebut premi.
Dengan di bayarkan nya premi tersebut maka nasabah akan mendapatkan perlindungan baik kesehatan dan Jiwa. Banyak orang berpikir ikut asuransi adalah suatu hal yang merugikan. Memang secara financial bila anda selalu sehat dan tidak memerlukan biaya pengobatan yang besar tentu saja anda rugi sekali menjadi nasabah sebuah perusahaan asuransi.
Yang Ditanggung Oleh Asuransi
Harap di perhatikan bahwa asuransi manapun tidak akan menanggung orang yang telah sakit. Atau menderita penyakit tertentu dan mendaftar sebagai nasabah lalu meng-claim biaya pengobatan atas penyakit tersebut kepada perusahaan asuransi.
Asuransi hanya menerima mereka yang sehat. Dalam hal ini Prudential memiliki kebijakan sendiri yaitu untuk jenis jenis penyakit tertentu anda baru bisa claim setelah 3 (tiga) bulan dari terbit nya polis asuransi.
Biaya Asuransi
Biaya asuransi atau premi tetap di bayarkan seperti halnya dalam asuransi biasa. Uang anda tidak seluruh nya murni untuk investasi. Sebagai contoh bila anda menbayar sebesar Rp 1.000.000,- (Satu juta rupiah) tidak seluruh nya untuk investasi. Bahkan dalam banyak kasus sebagian besar uang anda adalah untuk pembayaran premi.
Berapa besar jumlah premi asuransi dan investasi perbandingan nya adalah 100% hak nasabah untuk menentukan nya. Biasanya nasabah disarankan untuk menetapkan 70:30 dimana 70% untuk premi asuransi dan 30% untuk investasi.
Jadi dalam contoh diatas bila anda berencana membayar Rp 1.000.000,- per bulan maka anda hanya berinvestasi (baca: menabung) Rp 300.000,- per bulan nya. Dalam jangka pendek bila anda ingin menarik kembali investasi anda tentu saja hal ini sangat merugikan nasabah.
Dalam 1 tahun nasabah telah menyetorkan sejumlah Rp 12.000.000,- (Dua Belas Juta Rupiah) sedangkan investasi yang dapat ditarik hanyalah berkisar Rp 300.000,- x 12 = Rp 3.600.000,- di kurangi biaya biaya akuisisi, dan pajak.
Unit Link tidak di design untuk tabungan jangka pendek. Unit Link di design hanya supaya anda memiliki nilai return atas pembayaran premi asuransi anda di masa yang akan datang. Cocok bila anda memiliki rencana jangka panjang, 10 - 20 tahun.
Dengan menjadi nasabah Unit Link anda berarti meng-cover diri anda dengan Asuransi Kesehatan dan Jiwa. Anda tidak perlu khawatir memikirkan biaya untuk pengobatan anda bila anda sedang sakit. Ingat biaya ini bisa menjadi begitu besar sampai sampai diluar kemampuan anda.
Set Goal Anda
Jadi disini anda diharapkan untuk menetapkan apa yang anda inginkan dalam 10-20 tahun kedepan. Apakah itu pendidikan anak, Wiraswasta, Pensiun Dini ataupun lainnya. Lalu tetapkan berapa anda ingin menabung setiap bulan nya. Hasil yang anda dapatkan dalam 10 tahun tidak akan jauh berbeda dengan bila anda menabung di Bank. (Unit Link biasanya lebih tinggi)
Sementara itu selama anda menabung bahkan sesudahnya anda juga secara otomatis tercover oleh asuransi kesehatan dan jiwa. Anda tidak perlu pusing bila suatu saat anda harus menghabiskan sejumlah biaya untuk kesehatan anda.
Sumber: Intilink.net by.Steward.W
 

template by : uniQue Template | modified by : Owner blog